Logo Partai Gerindra GerindraJateng

Beranda / Berita

Berita

Tak Sekadar Makan Gratis, Program MBG Dongkrak Kehadiran dan Disiplin Siswa

Tak Sekadar Makan Gratis, Program MBG Dongkrak Kehadiran dan Disiplin Siswa

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi siswa, tetapi juga mendorong kehadiran ke sekolah serta menjadi sarana pembentukan karakter melalui kebiasaan disiplin, menjaga kebersihan, mengantre, dan menghargai makanan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan gizi peserta didik. Program tersebut juga dinilai mampu meningkatkan semangat dan motivasi siswa untuk datang ke sekolah setiap hari.

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti dalam kegiatan penandatanganan kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menurutnya, penyediaan makanan sehat dan bergizi di sekolah menjadi salah satu daya tarik yang mendorong anak-anak lebih antusias mengikuti kegiatan belajar.

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa sejumlah penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara pelaksanaan program MBG dengan peningkatan tingkat kehadiran siswa di sekolah. Kehadiran makanan bergizi menjadi salah satu faktor yang membuat anak-anak semakin bersemangat untuk berangkat dan mengikuti pembelajaran.

Ia mengibaratkan antusiasme tersebut seperti tradisi “Jumat Berkah” di sejumlah masjid, ketika masyarakat terdorong untuk hadir karena adanya kegiatan berbagi makanan. Namun, berbeda dengan kegiatan yang berlangsung mingguan, manfaat Program MBG dapat dirasakan siswa secara rutin setiap hari sekolah.

Tidak hanya berdampak pada kehadiran siswa, Program MBG juga dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan karakter. Melalui kegiatan makan bersama, siswa dapat belajar berbagai kebiasaan positif, mulai dari disiplin mengantre, berdoa sebelum makan, menjaga kebersihan, hingga membangun kesadaran untuk menghargai makanan.

Pemerintah juga memastikan pelaksanaan program ini didukung sistem pendataan yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penerima manfaat MBG benar-benar merupakan siswa yang terdaftar dalam sistem pendidikan nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengapresiasi kolaborasi antara BGN dan Kemendikdasmen dalam menyukseskan Program MBG. Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pendukung di sekolah, seperti wastafel, penyesuaian jadwal makan siswa, serta pengintegrasian edukasi gizi ke dalam sistem pembelajaran.

Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga dalam mendorong kehadiran di sekolah serta membentuk kebiasaan hidup sehat dan karakter positif sejak usia dini.

Bagikan: WhatsApp Facebook X

Berita lainnya