Semarang- Di Tengah Dinamika politik Nasional, ekonomi global serta tuntutan masyarakat terhadap stabilitas dan kesejahteraan, tingkat kepuasaan publik terhadap kinerja pemerintah menjadi salah satu indikator penting dalam menjalankan kepemimpinan. Legitimasi dari masyarakat senantiasa diukur dari sebuah indikator tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh indikator
politik indonesia pada 15-21 januari 2026, terdapat 17,5% tingkat kepuasan
masyarakat terhadap pemberantasan korupsi, disusul dengan seringnya bantuan
sosial di gelontorkan tingkat kepuasan mencapai 15,6%. Delapan faktor utama tingkat kepuasan di
masyarakat, termasuk kepada penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri sekretaris negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang
sekaligus menjabat sebagai juru bicara presiden RI, memberikan tanggapannya
pada Minggu, 9 Februari 2026 terhadap
survei terbaru dengan akumulasi tingkat kepuasan mencapai 79%.
Prasetyo hadi menjelaskan bahwa masih banyak target program
yang harus dikejar. program prioritas juga masih terus dijalankan dengan baik.
renovasi 300.000 sekolah di seluruh indonesia salah satunya, menjadi fokus
utama program prioritas utama pemerintah saat ini.
Indikator kepuasan dalam kinerja presiden prabowo di dominasi
oleh faktor kesejahteraan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. hal
utama salah satunya adalah pemberantasan korupsi. Catatan menunjukkan pada
tahun 2025 dalam penetapan tersangka Mohammad Riza Chalid menjadi sosok raja
minyak yang di jerat pasal rasuah pada akhirnya. pasalnya, Riza Chalid beberapa
kali terlibat dalam dugaan rasuah, tetapi selalu lolos dari jerat hukum.
Selain kasus tersebut, ada juga kasus korupsi importasi gula
di kementrian perdagangan 2015-2016, kasus dugaan korupsi Sritex hingga korupsi
jalan layang MBZ. Masyarakat memberikan 72,1% apresiasi terhadap kinerja di
bidang pemberantasan korupsi. Sehingga meningkat sebesar 14,7% dari capain pada
september 2024.
Kembali kepada
komitmen Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan untuk
mensejahterakan seluruh rakyat indonesia. Terlebih dalam hal pemberantasan
korupsi yang tertulis dalam Astacita. Kerja
nyata terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan tidak hanya
indikator keberhasilan dan capaian pemerintah namun kepada tingkat kemakmuran
dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat.
Tulis Komentar