Semarang- Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melepas secara resmi 10 truk bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp1 miliar untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, serta Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Pelepasan bantuan dilakukan di halaman Kantor HKTI, Kementerian Pertanian, dalam rangka program HKTI Peduli. Sebanyak lima truk bantuan dikirim ke Pemalang dan lima truk lainnya ke Bandung Barat, dengan tujuan memenuhi kebutuhan dasar warga di pengungsian serta posko bencana, disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar bantuan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat terdampak bencana.
Dalam sambutannya, Sudaryono menegaskan bahwa HKTI berkomitmen memastikan bantuan yang dikirim benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Fokus utama bantuan adalah kebutuhan pangan pokok, kebutuhan balita dan lansia, perlengkapan kebersihan, obat-obatan ringan, serta perlengkapan darurat seperti jas hujan.
Di Kabupaten Pemalang, paket bantuan disalurkan kepada pengungsi di sembilan desa yang tersebar di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Moga. Sementara itu, di Bandung Barat, bantuan disalurkan melalui posko bencana dengan fokus pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Selain paket dasar, HKTI juga menyalurkan 100 paket alat tulis sekolah untuk mendukung kegiatan belajar siswa yang terdampak bencana.
Sudaryono juga menyampaikan bahwa HKTI tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan darurat. Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi bencana, salah satu faktor yang memicu banjir dan longsor adalah kondisi lahan miring yang minim tanaman keras. Untuk itu, HKTI akan mengawal rehabilitasi pascabencana, khususnya dalam sektor pertanian dengan mengusulkan penanaman tanaman keras yang diintegrasikan dengan tanaman hortikultura petani, seperti kopi, durian, dan kelengkeng, sebagai langkah memperkuat struktur tanah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi petani. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah untuk membangun pertanian yang berkelanjutan dan tangguh menghadapi bencana, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. HKTI berkomitmen terus hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam pemulihan wilayah terdampak bencana.
Tulis Komentar